Creative4dvanced’s Weblog

Desember 15, 2008

Bisnis Model dan SCAMPER

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 12:56 pm

bisnis-model-scamper3bisnis-model-scamper5

Forum Alternatif Energi Nuklir

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:29 am

BRATISLAVA, SELASA- Sekitar 100 politisi, industrialis, produsen, dan ahli bertemu di Brarislava, Senin dan Selasa (27/11) ini dalam sebuah forum untuk membahas peran nuklir sebagai sumber energi alternatif.
Berkait dengan isu pemanasan global dan keinginan keras dunia untuk menurunkan emisi karbon, para peserta forum ini berpendapat bahwa nuklir merupakan solusi alternatif yang sangat menjanjikan. “Energi nuklir adalah solusi alternatif yang menjanjikan,” kata Perdana Menteri Slowakia Robert Fico ketika membuka pertemuan dua hari itu.

“Kebijakan untuk menutup atau tidak membangun reaktor nuklir baru adalah keputusan politik. Hal itu harus dihormati. Akan tetapi, mayoritas negara Eropa telah mengambil opsi lain,” tambah Perdana Menteri Cechnya Mirek Topolanek.

Slowakia, seperti halnya Republic Checnya, Perancis, Finlandia, Lithuania dan Bulgaria adalah beberapa negara di Eropa yang memproduksi energi nuklir.
“Forum Bratislavia membuka perdebatan tentang produksi nuklir tanpa tabu,” kata Ketua Forum Atom Eropa (Foratum) Christian Taillebois. Foratum adalah asosiasi industri penghasil energi nuklir di Eropa yang berbasis di Brusel. Tujuan utama dari Foratum adalah mempromosikan penggunaan energi niklir di Eropa.

Taillebois sendiri sangat berharap agar kebijakan nuklir terintegrasi penuh dalam kebijakan energi Eropa. Sebagai sumber energi terbarukan, nuklir adalah yang pertama dan terdepan dalaam menghasilkan energi yang bebasa emisi karbon (zero CO2),
Sampai saat ini, soal energi nuklir masih menjadi perdebatan dan masih menimbulkan kontroversi. Di luar gedung pertemuan, misalnya, sejumlah aktivis lingkungan lantang menerikaan “Tidak untuk Nuklir.”

Sumber: energiterbarukan.net

Perpres Asuransi Nuklir Terbit!

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:27 am

JAKARTA. Ini merupakan peluang besar bagi perusahaan asuransi umum. Meskipun instalasi dan reaktor nuklir belum terlalu berkembang, namun pemerintah sudah berancang-ancang mengatur asuransi atawa pertanggungjawaban kerugian nuklir. Rencananya, hal ini akan diatur dalam bentuk Peraturan Presiden (Perpres).

Direktur Pengaturan dan Pengawasan Instalasi dan Bahan Nuklir Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) Khoirul Huda menargetkan, pembahasan rancangan Perpres tentang pertanggungjawaban kerugian nuklir ini bisa rampung akhir tahun ini. “Saya berharap tahun depan sudah bisa diberlakukan,” ungkapnya ke KONTAN Selasa (23/8).

Nantinya, lanjut Khoirul, Perpres itu akan mewajibkan pengusaha instalasi nuklir bertanggungjawab atas kerugian nuklir yang diderita oleh pihak ketiga alias masyarakat umum. Kerugian itu boleh jadi disebabkan oleh kecelakaan nuklir yang terjadi dalam setiap instalasi nuklir. “Nah, pengusaha wajib mempertanggungjawabkan kerugian nuklir ini melalui mekanisme asuransi atau jaminan keuangan,” terangnya.

Aturan Perpres ini, jelasnya, akan menyentuh perusahaan instalasi nuklir yang besar saja. Semisal, bila kelak ada PLTN, reactor research dan fasilitas pabrik bahan bakar. “Ketiga jenis instalasi nuklir itulah yang wajib dilindungi asuransi. Selebihnya tidak,” tandasnya.

Saat ini, rancangan Perpres ini sedang dalam tahap pembahasan. Para pembahasnya adalah Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Bapeten, Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), perwakilan perusahaan asuransi, Badan Pengawas Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam LK), Badan Mediasi Asuransi Indonesia, Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet dan Departemen Hukum Dan Ham.

Kata Khoirul, ini merupakan kesempatan baru bagi perusahaan asuransi umum untuk bermain di produk asuransi nuklir. Sebab, asuransi itu masih menjadi momok alias pengecualian bagi perusahaan asuransi. “Sekarang sudah ada kejelasan aturannya. Ini tantangan baru bagi mereka,” katanya.

Menurutnya, jumlah perusahaan nuklir di Indonesia selama ini memang baru ada beberapa. “Perusahaan yang berhubungan dengan nuklir masih ditangani Batan dan Batan Technology,” imbuhnya.

Dalam rancangan Perpres itu, nilai pertanggungjawaban kerugian nuklir akan dibagi ke dalam sembilan kategori. Perinciannya, reaktor nuklir dengan daya lebih dari 30 Mega Watt (MWt) dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 3,6 triliun dan reaktor nuklir dengan daya dari 2 MWt hingga 30 MWt dengan nilai pertanggungan sebesar Rp 1,8 triliun.

Kemudian, ada pula reaktor nuklir dengan daya 0,1 MWt hingga 2 MWt, instalasi pabrikan bahan bakar nuklir, fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir bekas, pengangkutan bahan bakar nuklir bekas yang masing-masing nilai pertanggungannya Rp 720 miliar.

Selanjutnya, reaktor nuklir dengan daya kurang dari 0,1 MWt besaran pertanggungannya sejumlah Rp 360 miliar. Dan terakhir, fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir serta pengangkutan bahan bakar nuklir nilai pertanggungannya masing-masing Rp 120 miliar.

Sumber: kontan.co.id

Nuklir untuk Semua

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:24 am

Kata ini bila diucapkan akan selalu membangkitkan rasa ngeri bagi yang mendengarkan. Dalam bayangan orang, selalu akan digambarkan sebagai bom ataupun hal yang berkaitan dengan radiasi, mutasi dan tentu saja akibat-akibat negatif mengerikan yang dapat ditimbulkan. Ini merupakan hal yang lumrah karena pada umumnya orang mengenal nuklir hanya dari ‘kulitnya’ saja.

Sebenarnya nuklir atau lebih tepatnya teknologi nuklir sangat berguna bagi kehidupan kita. Tanpa kita sadari, mungkin saja makanan yang telah kita konsumsi berasal dari varietas unggul yang dihasilkan dengan cara mutasi oleh imbas radiasi, atau bisa saja bahan bakar kendaraan bermotor kita berasal dari minyak yang diperoleh dengan penerapan teknologi nuklir.

Sinar-X pada abad XX ini telah menjadi pilihan utama untuk diagnosa dalam praktek kedokteran modern. Cara ini memungkinkan dokter untuk meningkatkan pemahaman atas kondisi pasien tanpa harus melakukan pembedahan. Data di organisasi kesehatan dunia (WHO) menunjukkan bahwa jutaan manusia setiap tahunnya telah memperoleh manfaat dari teknologi ini. Hampir semua orang tahu sinar-X dan manfaatnya, tetapi belum banyak yang mengetahui kalau sinar-X adalah salah satu hasil dari teknologi nuklir.

Di Indonesia, pengembangan teknologi nuklir telah diupayakan dengan cara mendirikan Badan Atom Tenaga Nasional (BATAN) yang bertugas mengoperasikan fasilitas penelitian teknologi nuklir di Jakarta, Serpong, Bandung dan Yogyakarta. Hasil-hasil yang diperoleh selama ini telah membantu meningkatkan kehidupan rakyat Indonesia, diantaranya:

1. Bidang peternakan.

Para peneliti Indonesia berhasil menggunakan isotop radioaktif untuk mendayagunakan pakan sehingga dengan jumlah pakan yang sama akan dapat dikomsumsi oleh lebih banyak ternak. Namanya adalah Urea Molasses Multinutrient Block (UMMB) yang telah digunakan oleh para peternak di Jabar, Jateng, dan kawasan timur Indonesia, khususnya Nusa Tenggara Barat.
2. Bidang pertanian.

Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi (PAIR) telah menghasilkan sejumlah varietas unggul yang baru dengan cara mutasi oleh imbas radiasi, seperti varietas padi untuk dataran rendah dan dataran tinggi, kedelai, dan kacang hijau.
3. Bidang Pertambangan.

Tritium radioaktif dan cobalt 60 digunakan untuk merunut alur-alur minyak bawah tanah dan kemudian menentukan srategi yang paling baik untuk menyuntikkan air ke dalam sumur-sumur. Hal ini akan memaksa keluar minyak yang tersisa di dalam kantung-kantung yang sebelumnya belum terangkat. Berjuta-juta barrel tambahan minyak mentah telah diperoleh dengan cara ini.
4. Bidang kedokteran.

Dengan menggunakan radiasi dari isotop radioaktif cobalt pada dosis tertentu terhadap sel-sel kanker, sel-sel ini akan mati, sedangkan sel-sel normal tidak begitu terpengaruh selama pengobatan. Selain itu untuk mendiagnosa penyakit pasien tanpa harus melakukan pembedahan, para dokter biasanya menggunakan sinar-X.

Tentunya perkembangan teknologi nuklir di negara-negara lain lebih maju daripada di Indonesia. Salah satunya adalah Kanada, negara yang mempelopori penelitian, pengembangan dan penerapan teknologi nuklir yang aman.

Selama hampir setengah abad, Pemerintah Kanada berdiri di belakang industri nuklir dan komitmen ini berlaku hingga ke jajaran pemerintah.

“Tidak ada rahasia apapun bahwa saya secara pribadi adalah pendukung yang kuat untuk sistem tenaga nuklir CANDU (Canada Deuterium Uranium Steam Generating System),” papar Perdana Menteri Kanada, Jean Chretien, “Saya percaya bahwa teknologi nuklir aman dan unjuk kerjanya tak tertandingi, dan CANDU adalah sebuah produk yang sangat membanggakan bagi Kanada.”

Walaupun telah banyak disebutkan keuntungan-keuntungan penerapan teknologi nuklir, pastilah di dalam hati kita masih ada perasaan was-was. Bagaimana bila terjadi kebocoran seperti yang terjadi di Jepang akhir-akhir ini? Bagaimana pula dengan limbahnya?

Sebenarnya setiap pekerjaan mengandung resiko, apapun yang kita kerjakan bila kita tidak berhati-hati maka akan timbul bencana. Contoh sederhananya adalah pisau. Apabila pisau digunakan dengan tidak hati-hati maka akan dapat melukai diri penggunanya. Para pekerja yang bekerja di industri kimia juga harus berhati-hati karena bila mereka ceroboh, mereka bisa keracunan zat kimia. Demikian pula dengan industri nuklir seperti reaktor nuklir. Kebocoran reaktor yang terjadi di Jepang merupakan kelalaian manusia semata-mata.

Adapun mengenai masalah limbahnya telah ditemukan suatu cara yang aman dan permanen seperti yang telah dilakukan oleh Kanada. Limbah nuklir dikubur jauh di bawah tanah pada lapisan batuan granit yang stabil. Penelitian geologi menunjukkan bahwa formasi batuan granit dapat stabil hingga 1,5 juta tahun atau bahkan lebih.

Jadi, dengan penjelasan singkat ini diharapkan kita, sebagai masyarakat awam, dapat memandang teknologi nuklir dan aplikasinya bagi kehidupan kita dari berbagai sudut. Bukankah setiap benda atau hal seperti koin yang mempunyai 2 sisi, ada sisi baik dan sisi buruk. Percayakah Anda bahwa pada masa yang akan datang teknologi nuklir akan sangat berguna bagi kita dan anak cucu kita?

Sumber: geocitis.com

Obama dan Nuklir Israel

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:23 am

Presiden terpilih Amerika Serikat, Barack Obama berencana menawarkan kepada Israel payung nuklir untuk menghadapi ancaman nuklir Iran, demikian dilaporkan Haaretz, Kamis, 11/12/08. Sumber-sumber Amerika mengatakan, pemerintahan Obama berjanji akan melakukan “serangan serupa” terhadap Taheran jika serangan nuklir pada Israel dilakukan.
Sumber itu mengatakan, payung nuklir Amerika akan didukung oleh sistem peluru kendali anti-balistik baru Israel.

Di bawah pemerintahan Bush, Amerika Serikat telah menggelar peringatan dini-sistem radar di Negev untuk mendeteksi peluru kendali balistik Iran.

Pejabat resmi di kantor Perdana Menteri Israel Ehud Olmert menolak mengomentari laporan ini.

“Kami tidak terlibat dalam spekulasi yang tidak jelas sumbernya,” katanya.

Seorang juru bicara kedutaan Amerika Serikat di Tel Aviv mengatakan, ia tidak dapat membuat pernyataan “tentang apa kebijakan pemerintah yang akan datang yang mungkin atau tidak mungkin.”

Obama, yang akan dilantik pada 20 Januari, mengatakan pekan ini dia akan bernegosiasi dengan Iran untuk membekukan program nuklirnya.

“Kami perlu roda bergigi searah, tetapi diplomasi langsung dengan Iran,” katanya dalam sebuah wawancara di NBC pada hari Ahad, yang menjanjikan “set wortel dan stik”.

Barat yang dipimpin AS menuding Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir, tetapi Taheran bersikeras bahwa program nuklirnya digunakan untuk kedamaian sipil.

Nuklir Israel

Sekretaris Negara, Hillary Clinton telah mengemukakan gagasan Israel yang menawarkan payung nuklir selama dia berkampanye.

Dalam debat dengan Obama di bulan April, Clinton mengatakan Israel dan sekutu Arab harus diberikan “dukungan berbeda”.

“Iran harus tahu bahwa serangan terhadap Israel akan menarik respon yang besar,” katanya.

Spekulasi payung nuklir AS bagi Israel telah dikemukakan dua tahun lalu ketika Presiden George W. Bush mengatakan bahwa Amerika Serikat akan “membangkitkan pertahanan Israel” dalam menghadapi ancaman Iran.

Israel diyakini menjadi satu-satunya kekuatan nuklir di Timur Tengah, dengan para ahli mengatakan Israel memiliki tidak kurang dari 200 hulu ledak nuklir.

Israel telah lama menolak untuk mengkonfirmasi atau menolak kepemilikan bom nuklir sebagai bagian strategi kebijakan yang ambiguitas.

Badan Intelejen AS secara rutin menghilangkan Israel dari laporan tengah tahunan Kongres mengidentifikasi negara-negara mengembangkan senjata pemusnah masal itu untuk melindungi dari sanksi ekonomi dan militer.

Dokumen-dokumen Inggris telah menunjukkan bahwa London membantu Israel memperoleh bom nuklir 40 tahun lalu.

Sudah sangat jelas, sejak awal, Obama bersikap sama seperti Presiden AS sebelumnya yang selalu menjadikan Israel sebagai negara bagian terakhir dari Amerika Serikat [baca: Apa yang Diharapakan Kaum Muslim dari Barack Obama? Inilah Ucapan Obama!]. Padahal, Israel nyata-nyata telah menjarah dan merampas tanah milik kaum Muslim di Palestina. Ribuan warga Muslim di sana menjadi korban kebrutalan dan keserakahan penjajah Israel.

Apa yang diharapkan kaum Muslim dari Obama? Tidak ada, kecuali hanya dengan kembali kepada satu kekuatan umat, Khilafah Islamiyyah, kaum Muslim dapat kembali berwibawa hingga mampu membebaskan kembali negeri-negeri mereka. Insya Allah, tak akan lama lagi.

Manfaat Penggunaan Nuklir

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:21 am

Teknologi dan teknik penggunaan nuklir dapat memberikan manfaat dan kontribusi yang sangat besar untuk pembangunan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Misalnya, nuklir dapat digunakan di bidang pertanian, seperti pemuliaan tanaman Sorgum dan Gandum dengan melalui metode induksi mutasi dengan sinar Gamma.

Di bidang kedokteran, teknik nuklir memberikan kontribusi yang tidak kalah besar, yaitu, terapi three dimensional conformal radiotherapy (3D-CRT), yang dapat mengembangkan metode pembedahan dengan menggunakan radiasi pengion sebagai pisau bedahnya. Dengan teknik ini, kasus-kasus tumor ganas yang sulit dijangkau dengan pisau bedah konvensional menjadi dapat diatasi, bahkan tanpa merusak jaringan lainnya.

Di bidang energi, nuklir dapat berperan sebagai penghasil energi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). PLTN dapat menghasilkan energi yang lebih besar dibandingkan pembangkit lainnya, dengan limbah dan biaya operasi yang lebih rendah.

Menurut Deputi Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) Bidang Pengembangan Teknologi Energi, Nuklir Adiwardoyo, hingga saat ini terdapat dua hambatan serius dalam pengembangan teknologi nuklir.

“Pertama, penerimaan masyarakat terhadap energi nuklir masih kurang. Gambaran tragedi nuklir menjadi salah satu penyebabnya. Kedua, pendanaan. Untuk menggarap proyek besar seperti pembangunan PLTN, dibutuhkan dana yang besar. Hal ini membutuhkan iklim ekonomi yang kondusif sehingga dana investasi asing dapat masuk ke dalam negeri,” ujar Ari pada Seminar Sehari mengenai pemanfaatan energi nuklir, yang diadakan oleh Women in Nuclear (WiN) Indonesia di Gedung Pertemuan Peragaan Sains dan Teknologi Nuklir (Perasten), Jakarta, Selasa (11/11).

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Wina Triyono Wibowo, yang juga Wakil Menteri Luar Negeri RI, menekankan bahwa nuklir tidak hanya bersifat penghancur, namun juga berperan sebagai agen perdamaian. Triyono kemudian menjelaskan penggunaan energi nuklir mencuat kembali di akhir era 1990an, seiring dengan melonjaknya harga minyak mentah dunia, meningkatnya permintaan energi global, serta ketidakpastian cadangan energi.

“PLTN dapat menjadi pilihan pembangkit energi yang efisien, serta dapat bertahan hingga lebih dari 50 tahun, dan telah terbukti aman. Selain itu, limbah nuklir ramah lingkungan, dan tidak berdampak pada perubahan iklim” ujar Triyono.

Hal yang sama diungkapkan oleh Presiden WiN Indonesia Trimurni Soedyartomo Soetono. Ia juga menambahkan agar masyarakat tidak perlu takut mengenai limbah isotop yang dihasilkan oleh nuklir. “Limbah nuklir ini merupakan harta karun. Isotop ini nilai ekonominya sangat tinggi. Kita hanya tinggal mencari tahu bagaimana cara memisahkan antara isotop satu dengan yang lainnya, sehingga dapat dipergunakan,” kata Trimurni.

Sumber: kompas.com

Inspeksi Senjata Nuklir

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:19 am

Ketua IAEA Mohammad ElBaradei mengakui bahwa lembaga yang dipimpinnya tidak punya kekuatan penuh untuk melakukan inspeksi atas aktivitas pengembangan nuklir di sejumlah negara tertentu dan ia mengungkapkan kekhawatirannya atas fakta itu.

Hal tersebut dilontarkan ElBaradei dalam simposium sehari yang diselenggarakan PBB, dengan tema “United Nations and Security in A Nuclear-Weapon-Free World.”

Dalam simposium yang digelar di markas besar PBB di New York itu, ELBaradei meminta agar dilakukan “langkah konkrit” untuk mempercepat perlucutan senjatan nuklir di seluruh dunia. “Dunia tidak akan mampu menanggung beban 27.000 senjata nuklir selama 20 tahun setelah perang dingin,” kata ElBaradei.

Menanggapi desakan ElBaradei, Sekjen PBB Ban Ki-moon yang juga hadir dalam forum tersebut mengungkapkan garis besar rencana PBB untuk mencapai tujuan menciptakan dunia yang bebas dari senjata nuklir. Ki-moon dalam hal ini mendesak Rusia untuk melanjutkan pembicaraan tentang penghentian program senjata nuklirnya.

“Dunia akan menyambut positif jika negosiasi antara AS dan Rusia tentang pengurangan senjata nuklir masing-masing dilanjutkan,” ujar Ki-moon.

AS Gunakan Bom Nuklir di Irak

Sementara itu, pemimpin spiritual Iran dan ketua dewan pakar negara Iran Ali Akbar Hashemi Rafsannjani dalam khutbah Jumatnya kemarin menuding AS telah menjatuhkan sebuah bom nuklir ukuran kecil di wilayah dekat perbatasan Iran-Irak dan mendesak PBB agar menyelidiki kasus tersebut.

“Ledakan bom telah menewaskan banyak orang dan menyebabkan penyakit kanker serta penyakit lainnya di kawasan itu. Tapi sejauh ini tidak ada yang memberitakannya,” kata Rafsanjani.

Ia mengatakan, rekaman peristiwa yang diduga terjadi di wilayah antara Basra, Irak dan perbatasan Iran pada tahun 1991 itu disiarkan oleh stasiun televisi Italia awal bulan ini. Menurutnya, meski tidak ada laporan resmi yang membenarkan tentang serangan AS itu, ia berharap media massa memberitakannya secara luas. Tapi ternyata berita tersebut disensor oleh banyak media.

“Jika laporan tentang serangan ini benar, maka AS sudah selayaknya ditanya mengapa AS melakukan tindak kejahatan ini untuk menghukum pemerintah Irak,” sambung Rafsanjani seperti dikutip kantor berita Fars.

Serangan bom yang diungkap Rafsanjani, berdasarkan pada klaim seorang veteran perang AS bernama Jim Brown yang mengatakan bahwa AS menjatuhkan bom nuklir seberat lima kiloton pada 27 Februari 1991, di hari terakhir perang Irak-AS. Brown mengungkap peristiwa ini dalam wawancara dengan stasiun televisi Italia RaiNews24 pada 9 Oktober kemarin.

RaiNews24 menyatakan bahwa mereka melakukan investigasi sendiri dan menemukan adanya peristiwa seismik yang terjadi pada hari yang sama ketika bom nuklir itu meledak. Fakta adanya peristiwa seismik itu didapat dari arsip Internasional Seismological Center, sebuah organisasi non profit di Inggris.

Laporan dokumenter RaiNews24 tentang peristiwa itu juga dilengkapi wawancara dengan seorang dokter Irak bernama Jawad al-Ali yang mengatakan bahwa sebelum Perang Teluk pertama tahun 1989, ada 32 kasus penyakit tumor. Tapi setelah Perang Teluk kedua tahun 1991, berdasarkan laporan Adnkronos International (AKI) tanggal 8 Oktober, padatahun 2002, jumlah kasus penyakit tumor meningkat menjadi 600 kasus di Basra.

Penyakir tumor itu kata dokter Al-Ali, bukan hanya mempengaruhi warga berusia lanjut tapi juga berdampak pada anak-anak. Ia menunjukkan foto-foto para penderita tumor itu dalam film dokumenter tersebut.

Indonesia Kembangkan Nuklir?

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:18 am

Buana Katulistiwa–KUNJUNGAN kenegaraan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad ke Indonesia membuka sebuah pertanyaan yang sudah sekian lama ?dipendamkan? : kapankah Indonesia memiliki kekuatan energi nuklir untuk tujuan pemenuhan energi listrik (damai), seperti apa yang kini sedang dilakukan oleh Iran? Iran saja, yang adalah negara kaya minyak masih memilikirkan energi alternatif, mengapa Indonesia tidak?

Sama seperti Iran, sebelum ketegangan yang memuncak setahun belakangan ini, khususnya dengan AS dan beberapa negara Barat, Indonesia bahkan telah jauh-jauh hari mengalami politisasi isu nuklir, meskipun pada akhirnya dimenangkan oleh pihak-pihak yang anti-nuklir.

Rencana pemerintah untuk membangun PLTN di Jepara, misalnya, beberapa kali kandas di tengah jalan. Banyaknya masyarakat yang kontra dan krisis ekonomi menjadikan rencana pembangunan PLTN terhambat. Padahal, secara SDM, teknologi, dan kerjasama internasional (Badan Energi Atom Internasional atau IAEA sudah mengizinkan Indonesia untuk membangun PLTN) sudah tidak ada masalah.

Kandasnya rencana ini, semakin menyakitkan bagi para pakar nuklir Indonesia, yang sebenarnya cukup terkenal hebat pada masanya menjadi keburu ?tua? dan bahkan meninggal dunia hanya duduk di balik meja?

Kepala Badan Tenaga Atom Nasional (BATAN) Soedyartomo Soentono dalam suatu rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VII, melihat kondisi kebutuhan listrik yang sudah sangat mendesak, Indonesia membutuhkan sedikitnya empat reaktor PLTN berkapasitas 1000 MW sampai tahun 2025, karena pada saat itu kebutuhan listrik di Indonesia sudah mencapai 100 gigawatt dan porsi PLTN yang diharapkan adalah 4000 MW.

Akankah kedatangan Presiden Iran kali ini akan menjadi motivasi baru bagi kebangkitan nuklir untuk tujuan damai di Indonesia? Atau bahkan kerja sama antarkedua negara untuk sama-sama melakukan pengembangan energi nuklir?

***

DI DUNIA ada 441 reaktor nuklir. Bahkan, sampai tahun 2020 PLTN akan bertambah 126 buah. Dari jumlah itu, 40 di antaranya berada di China. China sudah bertekad memanfaatkan PLTN yang murah, aman, dan bersih untuk memenuhi kebutuhan 1,3 miliar penduduknya.

Kita pun bisa belajar dari Prancis yang telah memenuhi 78 persen kebutuhan listriknya dari PLTN. Jepang juga, sekitar 40 persen kebutuhan listriknya diperoleh dari PLTN. Belum lama ini, Presiden AS George W Bush juga telah menyampaikan rencana pembangunan konstruksi energi nuklir AS tahun 2010, dan mengingatkan bahaya seputar ketergantungan pada minyak.

Memberikan contoh Perancis, China dan India, Presiden Bush mendesak program 1,1 miliar dolar AS untuk mempromosikan konstruksi pembangkit energi tenaga nuklir, sesuatu yang sudah tidak dilakukan AS sejak 1970-an.

“Kita harus mulai membangun pusat pembangkit energi nuklir lagi. Saya pikir ini sangat logis untuk dilakukan. Teknologi ini merupakan hal yang dapat kita lakukan dan mengatakan kepada rakyat Amerika bahwa itu semua aman, dan penting,? katanya.

Selain Bush, para pemimpin negara-negara G-8 lainnya, juga mempertegas pentingnya pembangunan lebih luas bagi penggunaan energi nuklir untuk menjawab teka-teki kebutuhan energi dunia dalam jangka panjang.

Upaya pemakaian energi nuklir secara besar-besaran sebelumnya mendapat serangan setelah pejabat Uni Eropa juga menyatakan akan melakukan upaya yang sama setelah langkah yang ditempuh oleh AS dan Rusia.

“Sulit untuk membayangkan bagaimana pandangan energi nuklir bagi negara-negara G8 ini. Masalahnya ini tetap sulit untuk dicapai karena ini tetap masalah kontroversial,? kata Andris Pielbalgs, komisioner Uni Eropa untuk energi.

Ke arah mana pengembangan energi nuklir ini kelak akan menjadi menarik, terutama setelah kasus Iran kali ini mengemuka. Ini menjadi semacam contoh kasus pertaruhan yang baik, yang akan menentukan langkah pengembangan energi nuklir di masa datang.

Jika semua sama-sama memikirkan energi alternatif masa depan, mengapa tantangan itu tidak berlaku untuk semua negara? Konsekuensinya menjadi menyedihkan: jika Iran berhasil digagalkan, maka negara-negara berkembang lain juga akan gagal.

Jadi, suatu masa nanti, ketika minyak sudah habis disedot negara-negara kaya itu, maka tiba saatnya pula, mantan negara produsen minyak itu dan negara-negara berkembang lainnya akan mengemis untuk membeli energi dari negara-negara kaya.

Begitukah? Karena itu, patut sekali dipertimbangkan jika negara-negara lain, seperti Iran, Indonesia, Afrika Selatan, Turki, Malaysia dan lainnya untuk diberikan kemerdekaan mengembangkan nuklir tujuan damai mereka. Mereka harus menghemat bahan bakar fosil mereka, dan mengasah kemampuan SDM untuk menguasai ilmu dan teknologi energi alternatif.

Tak perlu harus ditakut-takuti akan segala macam tuduhan apalagi jika hampir semua fitnah. Jika memang dilarang, maka sangatlah patut jika kesepakatan yang sama juga berlaku bagi semua negara. Jika dilarang, ya larang semua. Kita kembangkan energi nuklir tujuan damai atau mari kita kubur sama-sama. Haruslah adil

Kawasan Bebas Nuklir

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:17 am

Kairo – Potensi Iran untuk menciptakan persenjataan nuklir dan ‘ancaman’ terhadap dunia yang dimungkinkannya dilihat oleh kebanyakan negara Barat sebagai sebuah krisis yang serius. Walaupun pemerintah Bush dan Uni Eropa telah berusaha keras memberikan alasan bagi Iran untuk menghentikan kegiatan-kegiatan nuklirnya dengan mengancam penggunaan sanksi dan bahkan kekerasan, ini tidak banyak berarti untuk menghentikan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. Sebaliknya, sebuah proposal terbaru yang mencakup berbagai alasan untuk menghentikan pengayaan uranium telah diajukan dengan tanggapan bahwa Iran akan memberikan jawaban pada akhir Agustus, waktu yang menurut para menteri luar negeri negara Barat, dianggap terlalu lama.

Tetapi, orang Arab dan juga Muslim melihat serangan Bush atas proyek nuklir Iran sebagai sebuah contoh dari penyalahgunaan kekuasaan dan satu indikator lain dari standar ganda Amerika.

Bisa dinyatakan bahwa Amerika Serikat mencoba menghentikan Ahmadinejad karena jika Iran menjadi sebuah kekuatan nuklir maka ia dapat menggoyang stabilitas kekuatan di kawasan tersebut, dengan kemungkinan akan mendorong bangsa Arab dan Muslim lain untuk mencoba menguasai persenjataan nuklir demi menghadapi Iran yang memiliki kemampuan militer lebih kuat.

Karena kekuatan nuklir mampu memberi kekuatan tawar menawar bagi negara yang memilikinya dan dapat digunakan sebagai alat penangkalan, hal ini pada gilirannya akan melemahkan kemampuan Amerika Serikat dalam mempengaruhi masa depan kawasan tersebut, dan mungkin akan mengakibatkan terjadinya perang nuklir.

Amerika Serikat memandang dirinya sebagai “hegemon yang bijak” dan karenanya merasa memiliki hak untuk membangun persenjataan nuklir demi melindungi dirinya sendiri dan juga seluruh dunia dari ancaman rezim-rezim merah dan ancaman terhadap keamanan internasional dan domestik. Sedikit negara yang mau mempermasalahkan hal ini, karena tidak ada satu negarapun yang ingin melihat status quo yang didukung oleh penangkalan – perdamaian antara kekuatan utama nuklir dunia (AS, Cina, dan Rusia) – merasa terganggu.

Di dunia Arab, penerimaan atas status quo ini tidak cukup merata, yang merupakan sebagian alasan mengapa bahkan negara Arab yang anti-Iran pun tidak menyukai tekanan atas Iran. Dukungan AS bagi Israel, yang saat ini merupakan satu-satunya kekuatan nuklir di wilayah tersebut, memiliki arti bahwa dorongan AS untuk mendesak Iran menghentikan persenjataan nuklirnya dianggap tidak sah. Negara-negara Arab dengan cepat menunjuk bahwa AS mungkin bukan kekuatan yang mencintai perdamaian dan bertanggung jawab seperti yang diakuinya, mengingat begitu banyaknya perang yang melibatkan negara tersebut dan statusnya sebagai satu-satunya negara yang pernah menggunakan senjata nuklir.

Terlepas dari catatannya yang buruk dalam hal penekanan dan penindasan bangsa-bangsa Palestina, Israel adalah sekutu dan klien Amerika Serikat, sehingga ia berhak untuk di-‘nuklir’-kan.

Terlepas dari keinginan untuk menantang kedudukan Israel di Timur Tengah, dorongan Iran yang jelas untuk membangun persenjataan nuklir sangat erat berhubungan dengan keprihatinan-keprihatinan keamanannya sendiri yang semakin memuncak. Hingga saat ini, tidak ada satu pun kekuatan Barat yang telah membuat usulan-usulan untuk mengatasi keprihatinan yang sah ini.

Pertama, Turki, sekutu Israel dan AS, terletak di perbatasan barat laut Iran, dan kedua belah pihak telah saling menuding satu sama karena mendukung gerakan-gerakan pemberontak di dalam wilayah perbatasan masing-masing. “Pangkalan” Amerika lain yang bermasalah dengan Iran adalah Azerbaijan, yang telah mencoba selama bertahun-tahun untuk menjadi anggota NATO dan sangat dekat dengan Turki.

Bahkan, Azerbaijan telah memainkan peran sebagai tuan rumah bagi kehadiran militer Amerika. Kedua negara sedang terlibat dalam perselisihan atas sumber-sumber minyak bumi di Laut Kaspia, dan Iran telah mengancam akan mengambil tindakan militer jika Azerbaijan berusaha untuk mengembangkan Laut Kaspia yang kaya minyak tersebut.

Letak geografisnya yang berada di tengah Asia juga membuat Iran merasa sangat mudah diserang. Turki dilindungi oleh NATO, sementara negara-negara tetangganya seperti Pakistan dan India keduanya memiliki persenjataan nuklir, dan Iran hanya dipisahkan oleh Laut Kaspia dari Rusia yang semakin nasionalis. Terlebih lagi, pasukan-pasukan Amerika hadir di ketiga negara tetangganya.

Dengan keadaan keamanan yang bahkan akan membuat rezim yang tidak terlalu paranoid harus berpikir dua kali, tidak heran jika Iran beralasan dan mungkin akan meneruskan penelitian nuklirnya. Mengingat kelebihan-kelebihan yang dimiliki Israel, dengan teknologinya yang lebih baik dan berbagai sistem persenjataan nuklir, atas dunia Arab, pada akhirnya satu-satunya cara untuk membatasi perlombaan persenjataan nuklir di wilayah tersebut adalah dengan membentuk kawasan bebas nuklir di Timur Tengah, dan yang mengharuskan Israel (yang secara resmi tidak akan mengakui atau menolak memiliki persenjataan nuklir) untuk menghancurkan persenjataan nuklir mereka. Walaupun serangan militer atau sanksi dapat mengganggu program Iran, ketidakseimbangan kekuatan nuklir di Timur Tengah memiliki arti bahwa suatu saat tidak dapat dihindari ketika sebuah negara lain akan mencoba-coba menguasai persenjataan nuklir untuk menyeimbangkan ancaman-ancaman keamanan. Jika bukan Iran, mungkin Irak dalam waktu sepuluh tahun mendatang di bawah diktator baru, atau bahkan Arab Saudi, jika keluarga kerajaan yang pro-Barat telah dijatuhkan.

Jika Barat benar-benar peduli dengan perdamaian di Timur Tengah dan ingin membatasi penyebaran persenjataan nuklir, ia harus mengakhiri politik standar ganda dan mulai mendorong sebuah penyelesaian yang akan memastikan bahwa tak satupun negara akan diuntungkan dengan membangun persenjataan nuklir – suatu kawasan yang benar-benar bebas nuklir, yang di dalamnya termasuk Israel.

*********

Nancy El-Gindy adalah mahasiswi American University, Kairo dan mantan peserta program dialog online Arab-Amerika “Soliya”. Artikel ini disebarluaskan oleh Common Ground News Service (CGNews) dan bisa diakses di http://www.commongroundnews.org.

Sumber: Common Ground News Service (CGNews), 4 Juli 2006

Pelucutan Nuklir Korea

Filed under: Uncategorized — creative4dvanced @ 6:15 am

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon, Jumat (12/12), menyerukan dilancarkannya upaya untuk melanjutkan pengabsahan perlucutan nuklir Korea Utara, sekalipun perundingan pekan ini mengalami kebuntuan lagi.

Perundingan enam pihak di Beijing berakhir pada Kamis, dengan pihak Korea Utara menolak usul kompromi untuk mengabsahkan program nuklirnya.

Negara yang terlibat dalam perundingan itu adalah China, AS, Rusia, Jepang dan dua Korea.

Ban berkata dalam sebuah pernyataan bahwa ada perundingan serius di Beijing, namun masih ada perbedaan, termasuk tata cara pengabsahan status nuklir Korea Utara.

Dia berkata bahwa dia “sangat mendorong tujuan pengabsahan perlucutan nuklir di Semenanjung Korea melalui cara-cara yang damai”.

“Dalam rangka itu, saya menghargai jika pihak-pihak yang terkait menekankan kembali tujuan dan sepakat secara bulat untuk melanjutkan perundingan enam pihak,” katanya.

Ban menyeru enam negara itu untuk menyelesaikan perbedaan yang tersisa dan menyelesaikan penerapan aksi tahap dua tidak lama lagi.

Older Posts »

Blog di WordPress.com.